PlotopBiru

Tempat Berbagi Tutorial Dan Informasi

Konfigurasi Dasar Router Mikrotik

Plotopbiru.com - Router mikrotik mempunyai banyak konfigurasi yang kompleks yang sangat menunjang kelancaran jaringan internet kita butuhkan, Pastinya ada konfigurasi dasar yang dibutuhkan untuk pengguna mikrotik pemula,
Pada kesempatan kali ini kita membahas tentang konfigurasi dasar pada router mikrotik sehingga dapat membagi koneksi yang didapatkan dari ISP, dan koneksi tersebut akan dibagi ke beberapa komputer yang ada di jaringan lokal.

Konfigurasi Interface
Mengkonfigurasi interface router mikrotik jika kita butuhkan atau konfigurasi default kita sudah terhapus saat kita mereset mikrotik, Untuk cara reset mikrotik bisa klik Disini

Router mikrotik yang plotopbiru gunakan yaitu routerboard 450G yang mempunyai 5 interface dan untuk melihat jumlah dan status interface pada router mikrotik, kita dapat menggunakan perintah sebagai berikut : 
Penjelasan dari gambar berikut yaitu tanda pagar ( # ) adalah nomor acuan interface yang akan kita konfigurasi, misalkan kita akan mengkonfigurasi ether1 maka kita harus memilih nomor index 0 dan pada nomor lain pun sama, Untuk mengetahui bahwa interface yang sedang berjalan atau terhubung kita bisa melihat huruf R di sebelah nomor index interface, jika tidak ada huruf R maka interface tersebut tidak berjalan atau tidak terhubung.

Untuk mengganti nama interface kita bisa menggunakan perintah berikut
  • interface set 0 name=terserahanda
Untuk menonaktifkan atau mematikan interface kita menggunakan perintah berikut
  • interface disable 0
Maksud dari angka 0 tersebut kita mendisable interface index 0, atau kita bisa menyesuaikan mana interface yang akan di disable dan tidak. setelah interface disable maka akan muncul huru x. untuk enable kan kembali kita bisa menggunakan perintah 
  • interface enable 0 
Konfigurasi Port Swicth
Kita juga bisa merubah mikrotik sebagai switch dengan memanfaatkan port interface yang tersisa atau yang kita inginkan, misalkan ether1 digunakan untuk menghubungkan ke isp, ether 2 digunakan untuk 3 komputer dimana kita membutuhkan switch, maka tersisa ether3, ether4, dan ether5, Kita bisa menggunakan sisa port interface tersebut sebagai Swicth dengan menginduk pada port ether2. Maka perintah yang digunakan adalah sebagai berikut:
  • interface ethernet set 2 master-port=ether2
  • interface ethernet set 3 master-port=ether2
  • interface ethernet set 4 master-port=ether2
Maksud dari angka 2 tersebut yaitu index interface yang kita jadikan Slave yang menginduk ke master port dimana kita menggunakan ether2 sebagai master portnya. dengan ini kita sudah bisa menjadikan port tersisa sebagai Switch.

Pembahasan konfigurasi dasar mikrotik ini sangat panjang maka plotopbiru akan membagi ke beberapa artikel dimana artikel selanjutnya membahas tentang Konfigurasi IP Address, Default Gateway, Konfigurasi DNS Server, Masquerade. Demikianlah pembahasan kali ini Semoga bermanfaat.

Terima Kasih Atas Kunjunganya.
Previous
Next Post »
 
Copyright © 2017 PlotopBiru - All Rights Reserved
Back To Top